Senin, 09 Februari 2009

Presiden Mahasiswa : Fasilitas Internet Belum Maksimal

“Pada era teknologi sekarang ini kebutuhan akan informasi sangatlah penting, apalagi di dunia pendidikan, kecepatan dan keakuratan dari sebuah informasi akan sangat menentukan tingkat wawasan dan pengetahuan kita semua, untuk itu kemudahan akses internet adalah mutlak untuk dipenuhi “, tutur Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang Doni Wahyu Indarto saat ditemui team Tidar 21 di kantor BEM Universitas.
Doni juga menambahkan fasilitas hot spot di kampus UMM belum maksimal, buktinya hot spot belum bisa menjangkau sebagian besar lingkungan kampus, ia mencontohkan kompleks UKM dan fakultas hukum yang ternyata tidak bisa untuk “hot spotan”. Yang mengenaskan adalah kompleks UKM yang tidak tersentuh hot spot, padahal itu adalah area tempat para aktivis berkumpul yang notabene sangat butuh informasi dari luar.


Fakta diatas memang cukup membuat gusar para aktivis khususnya dan seluruh mahasiswa pada umumnya. tak pelak banyak kalangan mahasiswa mengeluh dengan keterbatasan fasilitas internet di kampus ini.

Menanggapi hal itu, BEM Universitas saat ini sedang mengupayakan langkah-langkah agar fasilitas internet bisa dinikmati dengan mudah oleh seluruh mahasiswa.
Wakil presiden mahasiswa, Malik Salman pun angkat bicara “ saat ini kami sedang membangun komunikasi dengan beberapa pihak yang terkait dengan pengadaan internet, seperti bagian pusat komunikasi ( puskom ) dan kepala bagian kemahasiswaan “.

Internet di Skretariat UKM

Salman juga mengungkapkan bahwa hal terpenting dan mendesak untuk dilaksanakan adalah menghubungkan komputer-komputer di tiap secretariat UKM dengan internet. “ itu penting, UKM adalah motor penggerak aktivitas di kampus kita, kreatifitas mereka sangat ditentukan oleh informasi yang mereka dapatkan, semakin luas informasi yang mereka dapat semakin kreatif dan progresiflah mereka. Dan tidak ada media informasi yang paling efisien dan efektif selain internet “.

Memang dengan internet segalanya menjadi lebih mudah, tak perlu lagi ada program studi banding yang menghabiskan banyak biaya karena kita bisa mengetahui secara mendalam berbagai aktivitas yang dilaksanakan kampus-kampus lain hanya dengan membuka situs kampus tersebut. Selain itu komunikasi pun bisa dibangun secara luas dengan banyak kalangan dalam jejaring sosial dunia maya.

“ masak kita kalah sama anak SMA, di STM N I kota magelang ruang osisnya sudah on line internet. Lha disini, kantor BEM U saja tidak terhubung dengan internet, apalagi UKM “, tutur galih salah seorang aktivis UKM.



3 komentar:

Anonimmengatakan...

BEM U jo foya-foya ae to.......
Kerjo-kerjo............
ra mung nggambleh...............

Anonimmengatakan...

mana 18 juta mu
buat dp tower internet kan cukup.......
jangan dihabiskan buat beli coffee ama rokok....

Anonimmengatakan...

sebgai mahasiswa sy nggak habis fikir. kenapa sih melihat kondisi SDM KBM UMM yang rendah pihak univ seperti berpangku tangan saja. bisa2nya sekretariat UKM tidak terhubung dengan internet...padahal kita semua tahu betapa pentingnya peran internet bagi pengambangan wawasan dan kapasitas intelektual mahasiswa...

Posting Komentar

Posting Komentar

 
© free template by Blogspot tutorial